Pages

Wednesday, February 6, 2013

Bagian-Bagian Tata Surya



1.      Matahari
Matahari merupakan anggota tata surya yang paling besar dengan diameter 100 kali lebih besar dengan Bumi, di samping sebagai pusat peredaran juga Matahari merupakan sumber energi di lingkungan tata surya. Jarak Matahari Bumi adalah 150 juta kilometer. Jarak tempuh cahaya Matahari yang sampai ke Bumi membutuhkan waktu 8 menit 20 detik. Matahari terdiri dari bagian inti yang dilapisi oleh tiga lapisan kulit yaitu kulit fotosfer, kromosfer, dan korona. Panas Matahari sebagai sumber kalor memiliki suhu jutaan derajat celcius yang dipancarkan berupa cahaya dengan tekanan udara ratusan juta atmosfer.

Menurut J.R. Meyer Panas Bumi berasal dari batu meteor yang jatuh dengan kecepatan tinggi pada permukaan Matahari. Sedang menurut teori konstaksi Helmholz panas itu karena menyusutnya bola gas Matahari, Dr. Bothe menyatakan panas itu berasal dari reaksi nuklir yang disebut reaksi hidrogen helium sintetis. Apabila reaksi nuklir di matahari berjalan terus menerus pastilah energi itu akan habis dan suatu saat matahari akan kehilangan energinya dan lenyap dari jagad raya ini. Ledakan nuklir yang ditimbulkan oleh matahari bisa mencapai 40-50 kali besar Bumi.
2.      Planet Merkurius
Merkurius merupakan planet terdekat dengan Matahari dengan diameter 4878 km, hampir 93 % panas Matahari terserap oleh bagian merkurius yang menghadap Matahari sehingga suhunya sangat panas, sedangkan bagian yang tidak menghadap Matahari dingin sekali (sehingga tidak ada air dan udara), planet ini tidak memiliki satelit (bulan) dan diperkirakan tidak ada kehidupan. Jarak Matahari dengan planet ini diperkirakan adalah 58 juta kali. Sekali berevolusi membutuhkan waktu 88 hari.
3.      Planet Venus
Planet berdiameter 12.103 Km ini terselubung dengan awan putih yang sangat tebal sehingga dapat memantulkan cahaya Matahari ke Bumi, oleh karenanya dapat dilihat dari Bumi dengan cahaya yang terang (sering disebut bintang timur karena selalu terbit mendahului Matahari di sebelah timur dan disebut pula bintang kejora yang suka bersinar pada sore hari), Venus menyerap cahaya Matahari sekitar 20 % tidak memiliki satelit. Panas di Venus adalah 48200C, kala revolusinya 225 hari dan kala rotasi 247 hari.
4.      Planet Bumi
Planet Bumi terletak pada urutan ke tiga dari Matahari, ukurannya hampir sama dengan venus, jarak Bumi terhadap Matahari sekitar 150 juta km, kala rotasi Bumi 24 jam dan kala revolusinya 365,25 hari, Bumi dilapisi atmosfer dengan suhu dan penerimaan cahaya Matahari yang ideal sehingga dapat tersedia air dan gas (subtansi kehidupan).
a.       Gerak Rotasi Bumi: Gerak berputar pada porosnya disebut dengan gerak rotasi, arah rotasi Bumi sama dengan arah revolusinya, yakni dari barat ke timur. Inilah sebabnya mengapa Matahari terbit dari timur dan terbenam di barat, satu kali rotasi menempuh 360 derajat selama 24 jam ( 1 hari ). Sebagai akibat rotasi Bumi munculah gejala berikut.
1)      Gerak semu harian dari Matahari, yang seakan-akan Matahari, bulan, bintang-bintang dan benda-benda langit lainnya terbit di timur dan terbenam di barat.
2)      Pergantian siang dan malam, di mana separuh dari bola Bumi menerima sinar Matahari (siang), dan separuh lainnya mengalami kegelapan (malam).
b.      Gerak Revolusi Bumi: Sebagaimana pembuktian Kopernicus oleh ilmuan Galilleo Gallilei, Tycho Brahe dan Keppler tentang heliosentris dimana Bumi berevolusi mengelilingi Matahari dalam satu revolusi = 1tahun = 365,25 hari. Selama berevolusi posisi Bumi miring terhadap bidang ekliptika, sehingga revolusi Bumi mengakibatkan:
1)      Pergantian empat musim di daerah sebelah utara garis balik utara (23,5 LU)
2)      Perubahan lamanya siang dan malam
3)      Terlihatnya rasi bintang dari bulan ke bulan
5.      Planet Mars
Mars adalah planet luar yang paling dekat dengan Bumi sehingga planet sering terlihat pada setiap jam 19.00 di atas kepala kita, berwarna putih karena sering diliputi salju tipis, ada beberapa laporan hasil pemotretan satelit bahwa planet ini mengandung oksigen sekalipun dalam jumlah kecil, bahkan terlihat gambar yang bergaris-garis seperti saluran kanal, diduga ada tumbuhan lumut yang sangat sederhana tetapi penelitian sampai saat ini masih menganggap di mars tidak ada mahluk hidup, meskipun demikian ilmuwan masih gencar melalukan penelitian. Planet ini berwarna kemerah-merahan yang diduga tanahnya mengandung banyak besi oksigen. Mars memiliki kala revolusi 1,9 tahun dan rotasinya 24 jam 37 menit, jarak terhadap Matahari 226,48 juta km dengan garis tengah 6272 km. Di planet Mars dilaporkan sering terjadi badai pasir yang berlangsung berbulan-bulan.
6.      Planet Yupiter
Yupiter merupakan planet terbesar, berdasarkan analisis spektroskopis planet ini mengandung banyak gas metana dan amoniak, serta mengandung gas hidrogen dan memiliki 14 satelit. Diameternya 138.560 km dengan rotasi 10 jam tampak sebagai bintang yang terang tengah malam, karena masanya sangat besar = 300 kali masa Bumi sehingga gravitasinya pun 2,6 kali gravitasi Bumi.
7.      Planet Saturnus
Planet ini memiliki masa jenis yang sangat lebih kecil dari air sehingga akan terapung di atas air. Planet ini berupa gas yang terdiri dari metana dan amoniak, saturnus merupakan planetterbesar kedua sehingga memiliki 10 satelit dan satelit terbesarnya bernama Titan dan planet lain bernama phoebe yang arah geraknya berlawanan dengan 9 planet lainnya dan phoebe dianggap bukan anak kandung saturnus.
8.      Planet Uranus
Berbeda dengan planet lain rotasinya dari timur ke barat, jarak ke Matahari 2860 juta km dengan revolusi 84 tahun sementara rotasinya 10 jam 47 detik. Planet ini dipopulerkan oleh Herschel bersama keluarga secara tidak sengaja saat melihat saturnus. Besar Uranus kurang dari setengah saturnus, bergaris tengah 50.560 km dan memiliki 14 buah satelit.
9.      Planet Neptunus
Neptunus memiliki dua satelit, satu di antaranya bernama Triton yang beredar berlawanan arah dengan gerak rotasi Neptunus, jarak ke Matahari 4470 juta km dengan kala revolusi 165 tahun dan planet ini ditemukan tahun 1846 saat astronom menyelidiki Uranus yang orbitnya menyimpang dan diduga karena ada pengaruh dari gravitasi planet lain.
10.  Asteroida
Berbentuk semacam planet tetapi sangat kecil, bergaris tengah 500 mil, jumlahnya lebih dari 2.000 buah dan terletak antara Mars dan Jupiter.
11.  Komet atau bintang berekor.
Garis edarnya eksentrik, periheliumnya sangat dekat dengan Matahari, sedangkan apheliumnya sangat jauh, berupa bola gas pijar seperti Matahari.
12.  Meteor
Merupakan batuan dingin yang terjadi akibat gaya tarik bumi sehingga masuk ke atmosfer menjadi pijar karena bergesekan dengan atmosfer.

1 comment:

  1. kita juga punya nih artikel mengenai topik yang kalian bahas sekarang, silahkan dikunjungi dan dibaca , berikut linknya
    klik di sini untuk download
    trimakasih

    ReplyDelete